Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Terjungkal di lubang sama

 Terjungkal di lubang sama Sudah ada peringatan, Ini lubangmu yang sama, ketika hatimu terjungkal dulu kala. Apa jawabnya "?" Aku tau akan terjungkal di lubang yang sama, akan tetapi tidak dengan ceritanya.

Langkah

 Langkah Langkahmu terjegal, Sudah menyerahlah. Menyerah hanya ada di pikiranmu saja, Tapi hatimu tidak,

Harga dan dihargai

 Harga dan dihargai Berapa harga hatimu itu?  Jika sampai saat ini adamu samasekali tak dihargai, Kamu hebat, Masih mampu bertahan dengan tekat kokoh, meski hargamu yang tak dihargai.

Sebuah harapan "Jika"

 Sebuah harapan "Jika" Jika aku tidak merindunya, mungkin tak sampai tersiksa seperti ini, Jika dulu tak ada waktu untuk bertemu, mungkin tak akan aku ingat-ingat,  Jika tak sampai saat ini, mungkin aku tak bisa memaksamu membalas chating ku, Jika, "jikaku" ini duli tak aku semogakan, mungkin tak akan ada "jika" yang meneduh

Senja yang berbeda?

 Senja yang berbeda? Senja di sore ini kenapa berbeda? Berdiri diluar,   Ditempat biasanya melihat senja berpamitan pada petang, Yang perlahan menghilang di gantikan malam, Ada yang berbeda,  "Hei...kita bertemu lagi disini, pada waktu yang sama"  Itulah kata yang belum tersampaikan sampai hari ini. Tetapi hari ini berbeda?

Tulisan 5 tahun lalu, di sampul bukumu.

Tulisan 5 tahun lalu, di sampul bukumu.. Apapun yang di genggam erat itu jangan pernah berharap untuk dimiliki,  Kamu boleh merindukan tetapi jika tak berbalas, ikhlasmu harus lebih besar dari itu, Sebab, kamu memberi jangan berharap pemberian,  Kamu boleh berharap, asal jangan menyalahkan perasaan. Masih aku mengingat itu, meski telah kutulis lima tahun lalu. Lalu masihkah kamu simpan bukumu itu?